Selasa, 11 Maret 2014

Membuat ekspresi wajah di uang kertas jadi tampak tersenyum sedih

0 komentar
2000 sedih:


20000 senyum:
20000 sedih:


50000 senyum:
50000 sedih:


10000 senyum:
10000 sedih:

5000 senyum:
5000 sedih:
100rb keduanya senyum-senyum:
bung karno cool, bung hatta sedih:
bung karno sedih, bung hatta cool:

sumber
Read more ►

Minggu, 02 Februari 2014

Minum air liur ‘wali’ jadi ‘sunnah’ pengikut Syiah

0 komentar
Kuala Lumpur: “Ajaran kami adalah ajaran Islam yang sebenar. Kami berkahwin secara sah dengan akad yang diwajibkan dalam Islam. Bukan hidup berpasangan secara haram.” Itu dakwaan seorang ‘Syeikh’ sebuah kumpulan Syiah di Lembah Klang mengenai perkahwinan secara mutaah (kontrak) yang diwajibkan kepada pengikut mereka.
Syeikh yang dianggap bertaraf ‘wali’ dalam kalangan pengikut kumpulan itu berkata, nikah mutaah yang diamalkan pengikut kumpulan itu sama seperti nikah lain kerana mengikut rukun nikah seperti dinyatakan dalam Islam iaitu pengantin lelaki dan perempuan, wali, saksi dan ijab kabul.

Katanya, perkahwinan mutaah bukan dilakukan secara paksaan, sebaliknya berdasarkan persetujuan bersama antara lelaki dan wanita yang ingin bernikah bagi mengelak mereka membujang, terutama dalam kalangan janda dan duda.
“Mutaah ini sebagai pemudah cara kerana Islam sebenarnya sangat mudah. Daripada mereka hidup tanpa nikah, lebih baik hidup bermutaah mengikut perjanjian yang dipersetujui bersama.

“Lagipun, kita tidak melihat ia sebagai ketidakadilan kerana kedua-duanya mendapat manfaat yang diperlukan masing-masing,” katanya.

Dia mendakwa pernikahan mutaah tidak boleh dilakukan sembarangan orang, kecuali menerusi imam atau syeikh yang diiktiraf.
Bagaimanapun, katanya, bagi imam atau syeikh tertentu, mereka boleh melafazkan akad nikah mutaah untuk diri sendiri hanya dengan kehadiran pasangan tanpa perlu jurunikah dan saksi.

Selain nikah secara mutaah, dia mendakwa meminum air liur ‘wali’ Syiah menerusi ciuman juga antara syarat wajib untuk bergelar pengikut Syiah.
“Air liur bukan sesuatu yang kotor. Selagi ia di dalam mulut, ia air bersih lagi suci. Ia jadi kotor apabila kita meludahnya.

“Minum air liur adalah ‘sunnah’ dan sesiapa yang mengambilnya (menelan), terutama air liur wali, akan masuk syurga,” dakwanya.

Dia mendakwa tidak wujud perbezaan antara penganut Ahli Sunnah Wal Jamaah (ASWJ) dengan Syiah kerana mereka masih memperakui Allah sebagai Tuhan dan Nabi Muhammad SAW sebagai rasul.

Katanya, yang membezakan fahaman Syiah dengan Sunni hanya disebabkan mereka lebih mengagungkan Saidina Ali RA, menyambut Hari Asyura secara besar-besaran dan mengamalkan jamak solat fardu iaitu Zohor dan Asar, Maghrib dan Isyak pada bila-bila masa (tanpa perlu bermusafir) bagi memudahkan umat Islam beramal.

“Setiap amalan ini bukan rekaan, tapi berdasarkan hukum yang diputuskan ulama kami. Nampak memang berbeza, tapi kami masih tetap dengan pegangan Islam.

“Terpulang kepada orang lain untuk menerimanya atau tidak. Cuma kami menjalankan kegiatan keagamaan tanpa menyusahkan orang lain atau melancarkan perang terhadap sesiapa,” katanya
myMetro
Read more ►

Sabtu, 30 November 2013

Jangan Ditangkap Pak! Saya Cuma Bercanda Jadi Teroris

0 komentar


Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado akhirnya resmi menahan S alias Bono warga Kelurahan Karame. Polisi tak mengubris alasan candaan Bono yang sesumbar mengaku teroris dan mengancam meledakan rumah Jefri Worang (41) karyawan Distributor minuman ringan rekan seprofesinya.

Bono resmi ditahan karena disangkakan melangar undang-undang pemberantasan terorisme. Bono tak menyangka, candaannya berubah runyam.

"Kita nda sangka, sampai masuk sel, kita cuma bakusedu (saya tak sangka sampai masuk sel. Saya cuma bercanda)," katnya.

Bono mengatakan tengah berupaya merundingkan masalah ini dengan Jefri.

"Istri ada usahakan bacarita, mudah-mudah Jefri boleh mengerti (istri saya tengah berunding. Mudah-mudahan Jefri bisa mengerti)," ucapnya.

Kasat Reserse dan Kriminal Polresta, Komisaris Asep Darmawan membenarkan pihaknya telah menahan Bono

"Ia disangkakan melanggar peraturan pemerintah pengganti undang-undang tentang pembernatasan tindak pidana teroris, subsider pasal 335 KUHP tentang pengancaman," ujarnya.

Asep juga mengatakan, pihaknya mengusut kasus ini sesuai prosedur, bahkan rumah Bono telah digeledah,

"Masih ada satu tempat lagi yang akan kami digeledah, nanti," papar Mantan Kasat Reskrim Polres Bitung ini. Kabarnya, Asep akan menggeledah bengkel tempat Bono bekerja di perusahan distributor minuman ringan di Kelurahan Dendengan Luar.

Rekan-rekan seprofesi Bono tampak prihatin atas nasib Bono, mereka sependapat ancaman Bono hanya candaan.

"Dorang kwa cuma bakusedu, mar so dianggap serius (mereka cuma bercanda tapi dianggap serius)," ucap seorang karyawan pria.

Peristiwa itu terjadi, Senin (16/5/2011) sekitar pukul 16.00 WITA. Jefri dan Bono bersama rekan lain terlibat percakapan membahas masalah pemutusan hubungan kerja seorang karyawan. Pembicaraan melebar hingga, membahas teroris. Bono kemudian, mengancam akan meledakan rumah Jefri, dan mengaku punya jaringan terorisme. Jefri pun melaporkan kejadian itu ke Polresta. Ternyata Polisi menganggap hal serius. Kasat Reskrim pun turun tangan langsung menginterogasi.

http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=115165
Read more ►

Senin, 25 November 2013

Bagi yang sudah bekerja jadi op warnet

0 komentar
Bagi yang sudah bekerja jadi op warnet - Kami membuka lapangan pekerjaan yang sudah bekerja jadi operator warnet untuk memberikan solusi bagi siapa saja yang memiliki tekad untuk mewujudkan impiannya & menikmati hasil tambahan.
Gaji 200rb-300rb per bulan, bila kerja bagus bisa sampe 500rb

persyaratan sebagaberikut :
-Sudah bekerja jadi operatr warnet
-Pria/ Wanita, pendidikan minimal SMA
- bisa komputer dan internet
- Memiliki inisiatif tinggi, pro aktif dan pekerja keras
- Jujur, disiplin dan bertanggung jawab


KERJANYA CUMAN COPY PASTE, DAN PASANG IKLAN

Bagi anda yang berminat, silahkan hububungi

Bp. ARIF : 081802729023
Read more ►
 

Copyright © info gratis Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger